Media bareskrim news.net TV online Indonesia mengabarkan
Tradisi Sedekah Bumi yang menjadi warisan budaya masyarakat Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali digelar dengan penuh kemeriahan pada Minggu (31/05/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi ajang kebersamaan seluruh warga desa.
Perayaan Sedekah Bumi tahun ini dimeriahkan dengan karnaval budaya yang diikuti sebanyak 16 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Beragam kreativitas dan penampilan budaya ditampilkan sepanjang rute karnaval, sehingga mampu menghibur ribuan warga yang memadati lokasi acara.
Kepala Desa Klayusiwalan, Siswanto, bersama perangkat desa turut hadir dan ikut memeriahkan rangkaian kegiatan. Kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Suasana berlangsung meriah namun tetap tertib. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh jajaran Polsek Batangan bersama Koramil Batangan yang turut mengawal jalannya acara dari awal hingga selesai. Berkat sinergi seluruh pihak, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kepala Desa Klayusiwalan, Siswanto, menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki, hasil pertanian, serta keselamatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada warga desa.
“Tradisi Sedekah Bumi bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur dan sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Klayusiwalan semakin kompak, rukun, dan diberikan keberkahan serta keselamatan,” ujar Siswanto.
Tradisi Sedekah Bumi sendiri telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Klayusiwalan dan terus dilestarikan sebagai warisan budaya lokal. Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil bumi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjaga nilai gotong royong, kebersamaan, serta memperkuat identitas budaya masyarakat pedesaan. Tradisi Sedekah Bumi di Desa Klayusiwalan telah dikenal sebagai agenda budaya yang rutin digelar setiap tahun dan menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Klayusiwalan berharap budaya leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang patut dilestarikan, Pungkasnya.
( BMT Investigasi MBN )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar