https://youtu.be/Tc1JCvlWQng?si=yb26nexfe4Vwn1rP
Pasca Maraknya Ditutup Lokasi Tambang Ilegal , Supir Truk Hingga Buruh Tambang Gelar Unjuk Rasa ke DPRD Subang
BARESKRIMNEWS.NET//SUBANG JAWA BARAT
Gencarnya penutupan tambang ilegal terutama galian C di Kabupaten Subang pasca di sidak Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jabar terpilih beberapa waktu lalu kini membuat gerah para supir truk dan buruh tambang di Subang khususnya wilayah Subang Selatan.
Dengan ditutupnya sementara galian tambang tersebut, otomatis mereka mengaku kehilangan sumber mata pencaharian untuk mencukupi kebutuhan sehari -harinya.
Maka bak mencari suaka, kemarin Jumat (24/1/2025) pagi, mereka kompak menggelar aksi unjuk rasa dibantu organisasi masyarakat (Ormas) mendatangi kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan DPRD Subang.
Kasatreskrim Polres Subang Himbau Masyarakat Berhati-hati
Konvoi puluhan mobil truk besar hingga kecil mengular sejak pagi hari terutama dari arah Kecamatan Jalancagak ke Subang kota. Mereka membawa spanduk dan baliho berapa sejumlah tuntutannya.
“Kami menuntut keadilan! Pemerintah harus mendengarkan aspirasi kami yang selama ini terabaikan,” ujar salah satu orator aksi melalui pengeras suara.
Aksi mereka yang dikawal ketat pihak kepolisian ini pun mendapatkan respon baik dari Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana dan sejumlah anggota DPRD Subang lainnya.
Tak lama, puluhan massa aksi dipersilakan masuk untuk beraudiensi langsung guna menyampaikan sejumlah tuntutannya. Dan mencari solusi bersama yang terbaik.
Terungkap dalam audiensi tersebut,
pelaku usaha tambang masih kesulitan memperpanjang IUP lantaran terbentur beberapa proses administrasi yang seakan dipersulit.
Dalam aturannya pelaku usaha pertambangan yang sudah habis izin, setelah mengajukan perpanjangan wajib mengembalikan IUP ke negara dengan syarat melakukan reklamasi dan pasca tambang sebelum mengajukan izin baru
Pada kesempatan itu juga pihak pemerintah meminta para pendemo melakukan proses administrasi terkait hal ini ke pj bupati dan ditembuskan ke Pj Gubernur, sehingga ada percepatan ijin.
Selama proses unjuk rasa ini supir truk memarkirkan mobilnya di sepanjang jalan depan Alun- Alun Subang . Sementara jalur utama dialihkan oleh pihak kepolisian menuju SMPN 1 Subang.
Iik Syamsudin
MEDIA BARESKRIM NEWS CUBANG JABAR

Tidak ada komentar:
Posting Komentar