bareskrimnews.net
TV online Indonesia mengabarkan
Sejumlah pedagang sekolah ( kantin) dan kaki lima di kawasan SDN Pusaka Jaya,subang jawa barat, mengeluhkan dampak dari penerapan Kebijakan Disiplin Masyarakat (KDM) serta aturan baru sekolah yang mewajibkan jam masuk pukul 06.30 WIB. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya menyulitkan aktivitas bagi warga, tapi juga mempengaruhi pendapatan para pedagang secara langsung.
Sejak kebijakan jam masuk lebih awal diberlakukan, para pedagang mengaku kehilangan pembeli dari kalangan siswa dan orang tua yang biasa mampir setelah mengantar anak mereka. Bahkan, sebagian pedagang menyebut omzet turun hingga 30–50 persen dalam dua minggu terakhir.
Kebijakan KDM yang bertujuan menertibkan jam operasional dan kebersihan lingkungan, ternyata membawa dampak lain yang tidak diantisipasi. Aturan ketat terkait jam operasional, dan larangan berjualan di beberapa titik strategis semakin mempersempit ruang gerak pedagang kecil.
Sementara pemerintah terus mendorong kedisiplinan,dan ketertiban publik, suara dari akar rumput menunjukkan, bahwa kebijakan yang terlalu seragam justru bisa menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang besar. Para pedagang berharap adanya solusi yang lebih manusiawi, dan menyeluruh tanpa mengorbankan mata pencaharian masyarakat kecil.
waryim kabiro subang media bareskrim news mewartakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar