bareskrimnews.net
TV online Indonesia mengabarkan
Perbaikan proyek Hotmix jalan raya Srengseng Kedokan bunder, tepatnya di Desa Kedungwungu kecamatan Kerangkeng Kabupaten Indramayu Jawa Barat, terkesan asal- asalan. aspal dan ketebalan volume tidak rata.
Jum’at 22/08/2025
Penelusuran awak Media Bareskrim News.net dilapangan menemukan banyak kejanggalan, tentang adanya proyek Hotmix yang dibawah naungan dinas PUPR Indramayu. dan dikerjakan oleh PT PUTRI PRINGGA BAYA, yang terkesan asal asalan, pengerjaanya, pekerjaan tersebut dimulai dari 15 Juli 2025, dan selsai sampai 11 November 2025,atau 120 Hari kalender tahun 2025 sekarang
Ahmad Fuadi, sebagai salah satu masyarakat Desa Kedungwungu blok karanganyar, membenarkan adanya proyek Hotmix, yang dikerjakan terkesan asal asalan, anggaran hampir (2) Milyar.
saya sebagai masyarakat Kedungwungu merasa terbantu dengan adanya perbaikan jalan, yang selama ini rusak parah. tapi sangat disayangkan, kalau pengerjaanya terkesan asal jadi .
apalagi ini anggaranya lumayan besar, tapi ko ketebalannya kurang. ada yang cuma 1 senti meter,tidak rata. yang paling tebal saya ukur ada yang 3 senti meter, tapi yang paling anehnya, ko setiap 50 meter atau 100 Meter, pasti ada patok bambu. dan ketebalan volume beda-beda , kalo ada patok bambu pasti agak tebal, apa buat Pas Coring supaya kelihatanya tebal Hotmixnya. padahal pada kenyataanya banyak yang tipis, dan jika saya naik kendaraan jika lewat, ko jalanya tidak rata bergelombang kaya air laut. tuturnya
kami mohon kepada, Luky hakim selaku bupati Indramayu, dan dinas terkait, harus mengkroscek ulang dilapangan, terkait pengerjaan proyek Hotmix, yang dikerjakan oleh pihak, PT PRINGGA BAYA. apakah sudah layak. dan masyarakat sudah melaporkan pekerjaan tersebut,ke Kejaksaan Negeri Indramayu dan ditembuskan langsung ke
1. KPK R I
2. BPK R I
3. Kejaksaan Agung R I
4. Kejaksaan Tinggi Bandung
5. Bupati Indramayu
6. Dinas PUPR
7. Muspika Kecamatan Krangkeng
Liputan (M.Roni)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar