Keraton kesepuhan Cirebon kembali menggelar acara maulid nabi S A W, dengan berbagai rangkaian ke giatan adat dan tradisi
bareskrimnews.net
TV online Indonesia mengabarkan
Kegiatan yang di kenal istilah muludan di alun alun Sangkala buana,akan berlangsung satu bulan, mulai 5 Agustus, hingga 5 September 2025
Patih sepuh kraton kesepuhan pangeran raja goemelar soeradi ningrat, mejelaskan kegiatan peringatan ini
Merupakan agenda rutin tahunan yang penuh makna dan budaya .
Rangkaian kegiatan Pada 5 safar. Dengan prosesi bekaseman ikan. Y itu memasukkan ikan. Dalam guci. Untuk di fermentasi hasil fermentasi tersebut akan di buka PaDA 5 maulid mendatang.
Untuk TahuN ini, pedagang yang terpantau, sekitar 300 Hingga 400 pedagang, yang berpatisipasi di Alun alun Sangkala buana, Ujar Pangeran Raja Goemelar
Senin 11 Agustus 2025.
Sebelum dibuka proses bekaseman ikan. Nanti rangkaian peringatan juga meliputi siraman panjang, atau pencucian piring2, yang akan di arak pada malam puncak maulid nabi S A W, Yang di kenal dengan sebutan panjang jimat,
Menjelang akhir Bulan safar ,Keraton juga menggelar tradisi Apeman, dan rabo wekasan, Atau hari rabu Terakhir Bulan safar,Menurut bulan Jawa.
Tradisi apeman merupakan
Bentuk sedekah atau tolak bala, sebagai upaya mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan , jelasnya
Tradisi apeman akan langsung di langgar alit, Sekaligus di iringi doa bersama,
Pangeran raja goemelar menambahkan ,Sejak pandemi COVID 19 berakhir. Pasar malam kembali di laksanakan, tahun kemarin meski belum terlalu ramai pengunjungnya
Muda mudahan di tahun 2025 Ini, pengunjungnya bertambah ramai, dan meningkat dari tahun kemarin,Itu harapan para pedagang.
Dari sisi pihak keraton telah berkoordinasi
Dengan polres Cirebon kota
Dan juga macan ali hingga RT RW,dan berbagai pihak setempat terkait. Puncak peringatan atau pelal panjang Jimat tersebut,Pada hari jumat malam sabtu,Pungkasnya
Rilis ZIZ FAOZI media bareskrim news
Tidak ada komentar:
Posting Komentar